Perhitungan Beban Listrik yang Akurat
Perhitungan beban listrik yang tepat adalah fondasi dari sistem kelistrikan yang aman dan efisien. Berikut adalah tahapan yang kami lakukan:
- Identifikasi Peralatan — Inventarisasi seluruh mesin produksi dan peralatan listrik
- Beban Pencahayaan — Perhitungan sesuai standar SNI pencahayaan
- Beban HVAC & Pompa — Termasuk motor listrik, chiller, AHU, pompa sirkulasi
- Faktor Diversitas — Penerapan faktor diversitas sesuai PUIL 2011
- Kapasitas Trafo — Penentuan kapasitas transformator dan cadangan
| Komponen | Rentang Beban | Faktor Diversitas |
|---|---|---|
| Mesin Produksi | 40-60% total | 0,7 – 0,85 |
| HVAC | 20-30% total | 0,8 – 0,9 |
| Pencahayaan | 5-10% total | 0,9 – 1,0 |
| Lain-lain | 10-15% total | 0,6 – 0,8 |
Perhitungan Beban HVAC
Kami menggunakan metode CLTD (Cooling Load Temperature Difference) yang diakui secara internasional oleh ASHRAE:
- Beban kalor dari selubung bangunan (dinding, atap, kaca)
- Beban internal (manusia, mesin, lampu)
- Beban ventilasi dan infiltrasi udara
- Penentuan kapasitas chiller, AHU, dan FCU
- Desain sistem ducting dan distribusi udara
Mengapa Perhitungan Akurat Penting?
| Menghindari Overdesign | Mengurangi CAPEX hingga 20% |
| Efisiensi OPEX | Tagihan listrik lebih rendah 15-30% |
| Keamanan Sistem | Mencegah overload dan risiko kebakaran |
| Kepatuhan Standar | Memenuhi SNI, PUIL, dan persyaratan asuransi |
Tertarik dengan layanan ini?
Hubungi PT Gabah Dunak untuk konsultasi gratis dan penawaran terbaik.
