Jenis-Jenis Fondasi Dalam
Pemilihan jenis fondasi dalam yang tepat sangat menentukan keamanan dan biaya konstruksi. Berikut adalah jenis-jenis fondasi dalam yang umum digunakan:
| Jenis Fondasi | Kapasitas | Getaran | Cocok Untuk |
|---|---|---|---|
| Bored Pile | 100 – 1.000 ton | Minimal | Area perkotaan, proyek dengan getaran terbatas |
| Spun Pile (Pancang) | 200 – 800 ton | Tinggi | Lahan terbuka, proyek skala besar |
| Franki Pile | 300 – 1.200 ton | Sedang | Beban ekstrim, tanah sulit |
| Strauss Pile | 30 – 200 ton | Sangat rendah | Akses terbatas, bangunan eksisting |
Faktor Pemilihan Metode Fondasi
- Kondisi Tanah — Daya dukung, jenis tanah, muka air tanah
- Beban Rencana — Beban vertikal, lateral, dan momen
- Akses Lokasi — Ketersediaan ruang untuk peralatan
- Jadwal & Biaya — Waktu pelaksanaan dan anggaran proyek
- Dampak Lingkungan — Getaran, kebisingan, dan gangguan sekitar
Prosedur Pelaksanaan oleh PT Gabah Dunak
- Soil investigation & boring test
- Perhitungan daya dukung fondasi
- Pembuatan shop drawing
- Pelaksanaan dengan QC ketat (PDA test, integrity test)
- Dokumentasi hasil dan laporan teknis
Mengapa Fondasi Dalam Penting?
- Menyalurkan beban bangunan ke lapisan tanah keras yang dalam
- Mencegah penurunan diferensial yang merusak struktur
- Menahan gaya lateral dari angin, gempa, dan tekanan tanah
- Memastikan stabilitas bangunan jangka panjang
Tertarik dengan layanan ini?
Hubungi PT Gabah Dunak untuk konsultasi gratis dan penawaran terbaik.
